8K/Hari Dalam 1 Bulan

Begitu banyak pertanyaan yang masuk kepada saya mengenai; Bagaimana cara membangun blog dari fresh domain? Jawabannya sebenarnya ya sama saja, dan melalui artikel ini saya akan berbagi gambarannya.

Sekitar sebulan yang lalu, saya melakukan sebuah study case yang berkaitan dengan membangun blog dari 0, bahkan saya menggunakan subdomain dari domain utamanya yakni blog.domain.com. Dan case ini sebenarnya merupakan jawaban atas pertanyaan orang-orang mengenai fresh domain dan SEO. Saya melihat bahwa begitu banyak opini yang bertebaran terutama mengenai fresh domain. Nggak boleh di backlink dulu lah atau sebagainya.

Menurut pengalaman saya pribadi, masalah utama bukanlah pada kapan kita harus memulai membangun backlink, melainkan seberapa berkualitas backlink tersebut. Contoh nyatanya ada pada start-up digital, coba bayangkan mereka baru membuat sebuah website kemudian ada banyak berita di media-media terkenal yang memberikan mereka link. Dan pertanyaan sederhananya adalah; apa web mereka terkena penalti karena hal tersebut? jelas tidak.

Well, study case saya ini sejujurnya menguras dompet yang rumayan. Tapi satu hal yang harus dirubah oleh para pemain SEO kebanyakan adalah “cara berfikir”. Yakni bagaimana mengonversi sebuah traffic web menjadi sebuah uang yang lebih besar, bukan sekadar AdSense yang nilai kliknya hanya Rp. 0.01.

Namun kita tidak sedang membahas hal tersebut, kita disini sedang membahas mengenai hasil case study saya dalam meningkatkan visitor hingga 8K dalam waktu hanya 1 bulan. Apa saja yang saya lakukan? mari kita bahas secara mendalam.

AnalyticsArtikel

Seperti kita lihat pada gambar diatas, hanya ada sekitar 37 artikel. Artikel-artikel diatas belumlah semuanya halaman satu Google, mungkin hanya sekitar 70%, yang artinya masih memiliki peluang kenaikan visitor. Lantas, apakah dengan artikel yang minim kita bisa mendapatkan visitor yang banyak? Jawabannya adalah bisa, tentunya dengan catatan keyword yang kita optimasi memiliki pencarian yang tinggi. Disini saya benar-benar sedang fokus pada quality bukan quantity, baik keywords maupun link buildings.

1. Keywords

Blog ini tidak menggunakan research keywords yang ribet, karena memang saya mencari kata kunci umum, bisa dibilang kata kunci dengan persaingan medium-high. Kata kunci yang hanya memiliki 2-3 suku kata, bahkan ada yang 1 suku kata. Disini, saya hanya mengunnakan nalar saya saja, kalau saya lagi butuh info ini, kira-kira saya ngetik apa ya di Google? Nah apa yang terbesit di kepala saya, saya jadiin keyword, sesederhana itu.

2. Onpage SEO

Onpage SEO saya sangat standard, saya tidak memikirkan yang namanya density, apalagi mikirin SEO Scorenya Yoast, saya ini awalnya cuma blogger, saya hobi menulis, dan saya selalu menempatkan kepuasan saya pribadi dalam membuat sebuah tulisan. Jadi saya berusaha menulis artikel yang bagi saya sendiri enak dibaca, seperti contoh pada artikel-artikel di blog ini, entah berapa kali saya membaca artikel saya sendiri, kemudian melakukan revisi pada bagian-bagian yang saya anggap kurang.

Secara artikel, intinya membuat visitor nyaman, biar bounce rate nggak tinggi. Karena seperti kita tahu, bounce rate yang tinggi bisa menyebabkan ranking pelan-pelan turun. Selain itu, saya juga menggunakan snipets rating (bintang), title dan meta description untuk menarik untuk di klik, CTR tinggi bisa menaikkan ranking.

Secara onpage saya menggunakan teknik standard saja, seperti title, H1, meta description, dan alt (gambar) yang sesuai keyword yang dibidik. Untuk H2, dll menyesuaikan kebutuhan, kadang pakai kadang enggak, sementara untuk bold, italic, underline (pada keyword) saya nggak pakai. Teknik on-page selanjutnya saya bahas pada artikel yang berjudul: SEO Growth Hacks.

Tambahan lain: load speed website baik, silahkan ikuti apa yang disarankan google pagespeed insight, nggak harus 100 nilainya, 70-80 saja cukup, yang penting nggak merah-merah warnanya.

3. Offpage SEO

Untuk urusan offpage, saya menggunakan metode yang bakal menjenuhkan bagi orang yang tidak memiliki passion di SEO. Saya menggunakan PBN, Backlink profile (forum, dsb), dan backlink comment (low OBL). PBN total ada sekitar 25 dengan spesifikasi versi saya sendiri, bukan menggunakan teknik yang bertebaran di forum. Daomain saya beli lewat auction godaddy, harga domain berkisar 500rb-3juta, artikel selengkapnya silahkan baca disini.

Untuk skema backlinknya BL Comment & Profile -> PBN -> Moneysite. Terkadang saya juga mengarahkan BL Profile dan BL Comment ke moneysite langsung, dengan catatan BL tersebut punya kualitas yang baik dan tidak memiliki kecenderungan OBL naik di kemudian hari.

Untuk artikel PBN, saya menggunakan artikel original dengan panjang 300-500 kata. Artikel saya bikin related dengan moneysite, tapi tidak sama. Untuk artikel PBN, saya selalu order di mbak Venicka Arlia Putriana (sumpah ini bukan endorse, tapi kalau mbak Ve mau kasih artikel gratis gara-gara saya mention, saya dengan senang hati menerima :D)

Contohnya: moneysite mengincar keyword cara mengobati batuk, maka di PBN saya akan membuat artikel yang terkait, misalnya manfaat jeruk nipis (salah satu manfaat jeruk nipis adalah untuk mengobati batuk). Pada intinya saya berusaha merawat PBN sebaik mungkin layaknya moneysite, bukan cuma dijadikan sapi perah saja.

Secara link buildings, saya juga melakukannya secara one by one, dalam artian 1 artikel saya usahakan masuk halaman 1 google terlebih dahulu, baru kemudian saya pindah ke artikel selanjutnya. Saya hanya memastikan artikel masuk di halaman 1 terlebih dahulu, kemdian barulah saya berfokus pada teknik SEO Growth Hacks.

Terakhir…

Do SEO with your logic, cause SEO is all about algorithm.

Terima kasih dan salam sukses, silahkan di share kalau dirasa bermanfaat.

67 Comments

    • Bisa dengan footprint. Cara sederhana intip aja backlink kompetitor, kemudian cari footprint yang sejenis.

  1. akhirnya blognya kembali berjaya.. kemarin sempat mencari postingan ini dan emang daging banget isinya..

    Makasih mas Airul

  2. mas, berarti bl dari pbn nya cuma 25 backlink yang mengarah ke moneysite nya ya? atau dari 25 pbn post 4 artikel disetiap pbnnya dan setiap postnya ngebacklink ke moneysite?? butuh pencerahan hehe

    • dari semua artikel di backlink pakai pbn, tapi tidak semua PBN dipakai. kalau pakai 10 udah page 1, ya udah cukup 10 itu aja.

      • owhh ok2, berarti backlink dari 1-2 pbn saja ga cukup ya mas buat dongkrak 1 artikel ke pejwan?

          • kira2 study case yang sudah mas alami, klo udah di backlink dari pbn kira2 berapa hari/minggu/bulan bisa nongkrong di pejwan? Maaf klo banyak nanya hehee

  3. Muhammad Ramdhani Reply

    Assallammualaikum mas ane belum paham cara struktur PBN yang paling dasar….
    Boleh Bimbingan nya mas..

    • Backlink itu bukan dilihat dari jenisnya, tapi dari kualitasnya. Jadi selama web 2.0 punya kualitas yg baik, maka dia akan tetap efektif.

  4. tks gan, nanya lagi , klo buat artikel PBN, apa yg related artikelnya lsg menuju ke home moneysitenya atau cukup ke keyword moneysite?

  5. mas airul , berarti PBN registrarnya di godaddy semua? hosting tetep dibedakan?
    *mnrt pengalaman mas airul ya.. thx

  6. mas., terkait dengan PBN yang berkualitas, bisa ga buat PBN dari blog gratisan. misal blogspot, wordpress, detik, kompasiana, dll?
    karna domain mrk kan juga bagus dimata google. mohon pencerahannya…

    • Blogspot, wordpress, detik nggak bisa disamakan (kualitasnya) dengan PBN, karen setiap blogspot, wordpress, detik adalah subdomain, dan subdomain itu dihitung layaknya domain baru oleh Google.

      Kalau kompasiana masih bisa, karena bukan subdomain.

  7. Mas saya punya web toko online jilbab , untuk optimasinya apakah dari keterangan dari setiap produk yang kita upload, dari tag, keyword atau bisa juga dari artikel (blog didalam web moneysite saya)
    Saya sudah menerapkan seo yg saya mampu tapi trafic mentok di 1,2 k.
    Mohon masukannya dari Mas Airul, terima kasih

  8. Saya punya blog dengan artikel unik yang saya tulis dengan bahasa saya sendiri. Riset keyword pun secara sederhana seperti yang telah mas airul sampaikan. Hanya 2 artikel saja yang masuk pageone pengunjung blog saya sudah mendeketi angka 2rb/day, namun belakangan ini pengunjung mentok di angka 300-500. Kira-kira kenapa ya mas? Ingin belajar PBN sepertinya kok menguras waktu, tenaga, dan biaya. Huuuft

  9. Sebenarnya tekniknya sudah umum2 aja. Cuma kadang banyak orang gak disiplin melaksanakannya. Tapi yg paling berpengaruh kayaknya di riset keywordnya kalo dari studi kasus ini.

    mantap lah ini.. bungkuusss…

  10. Mas kalo PBN itu blog kita di buat backlink disetiap postingan atau hanya beberapa postingan saja?

    • Tujuan saya ngebacklink PBN adalah untuk memastikan pbn jg ngeranking, jadi musti semua artikel apa enggak, ya tergantung apa artikel dipbn-nya sudah page 1 apa belum, minimal page 2 lah kalau saya.

  11. Mas berarti meskipun domain fresh, kalo optimasi artikel terlebih dahulu gak apa-apa ya? Atau tetep harus nguatin homepage dulu?

  12. bro mau nanya bro. untuk backlink apakah bro focus dengan keyword yang di naikin.
    Atau Backlink menggunakan LSI keyword ?
    atau dengan naked url bro?
    mau nanya ini keyword dificulty nya brp ya ..

    thanks 4 sharing

      • iya si. ane udah baca gan.. thanks infonya..
        anchor text itu bagus jika dapet dari kualitas backlink yang bagus.
        keyword dificulty yang bagus liatnya versi mana bro ?
        ane si pake ahref. lg nguber keyword dificulty 40++ tapi baru 3 bulan cuma page 2 kadang turun page 3 kadang naek lg page 2..

        jadi jika saya mau kejar 1 keyword apakah lebih baik anchor text 1 keyword tersebut atau LSI ya ?
        menurut mastah.. kualitas backlink yang bagus itu dari mana ya??
        thanks udah bertukar pikiran..

        • Kalau versi ahrefs, tertinggi 82, untuk dominan sih di angka 20an, tapi menurut saya Keyword difficulty ahrefs atau tools apapun gak bisa dijadiini patokan baku. Dan menurut saya, gak ada tools yang beneran bisa ngitung tingkat kesulitan keyword secara tepat.

          LSI atau keywords, saya pribadi gak pernah mikirin itu. Contohnya pada salah satu kalimat di artikel ini menyebutkan:

          moneysite mengincar keyword cara mengobati batuk, maka di PBN saya akan membuat artikel yang terkait, misalnya manfaat jeruk nipis (salah satu manfaat jeruk nipis adalah untuk mengobati batuk).

          Kalau artikel di PBN misal ada kata2 cara mengobati batuk, anchor text pakai itu, kalau di artikel pbn ada obat batuk, ya udah itu yang dipakai, dll. Jadi gak pernah mikirin tetek-bengek yang ribet.

          • wokeh mantab gan. Jadi susah jg yak kalo mau kejer keyword. mending LSI aja tembak dari PBN. umur domain juga berpengaruh si ya gan. umur domain saya baru 3 bulan mungkin makanya masi ga stabil sering naik turun beberapa keyword. gitu kali ya kesimpulannya gan…

          • Airul

            blog yg ini buat case, umurnya malah baru beberapa bulan, gak nyampai 3 bulan.

  13. Mau tanya mas, kalau saya punya zombie PA 30 trus udh lama gak pernah buat backlink. Lama kelamaan PA nya bisa turun gak? Dan masih berkualitas buat backlink gak?

    • Cara sederhananya dengan mencoba langsung, dengan begitu kita bakal tahu sendiri apakah masig berkualitas atau tidak. Soal PA bisa turun? jelas bisa, bahkan dipakai sekalipun masih bisa turun.

  14. mau nanya mas, kalau seandainya kita sudah dapat expired domainnya, tapi hostingnya semua dari blogger, atau costum domain… kira-kira apakah masih bagus efeknya?

    • Kalau ngikut kata saya sih gak masalah, contoh kasus pemain2 seo yg makai zombie blogspot.

  15. Mas airul.. Next share tentang metode BUILD pbn versi mas airul dong.

    Hehehe
    Terima kasih sebelumnya.

  16. mas mau nanya. kalo website yang cuma ada landing page alias ngak ada artikel itu kena google dancing gimana cara biar lepas dari google dancing ya?
    trus kalo mau beli zombie blogspot emang lama ya gan ke index nya ??
    ngaruh banget ga si gan buat dongkrak page 1.. thanks mastah

    • 1. Dancing, agak susah untuk menjawab secara langsung, perlu analisa secara mendalam penyebabnya apa dulu.
      2. Zombie, segala sesuatu yang bersifat index maupun daya dongkrak bukan terletak pada zombie atau bukan, melainkan dari kualitas zombie tersebut. Persis seperti expired domain yg digunakan untuk PBN, tidak selamanya akan memiliki daya dongkrak yang baik.

  17. “Disini, saya hanya mengunnakan nalar saya saja, kalau saya lagi butuh info ini, kira-kira saya ngetik apa ya di Google? Nah apa yang terbesit di kepala saya, saya jadiin keyword, sesederhana itu”

    Kalau masih baru nimbrung, bahkan mikir kata apa yg musti saya ketik di gugel mikirnya masih luama mas, penuh pertimbangan ini itu .. hehe

    Makasih sharingnya mas

    • Saya rasa nggak juga mas, karena secara naluriah kita ini paham “terms” umum. Misalkan soal jerawat, secara login orang akan nyari informasi seputar “cara menghilangkan jerawat”

  18. entah kenapa baca artikel ini jadi buat saya ngeh lebih lebar, terutama tentang mindset seo saya yg salah haha. thanks mas airul

  19. mantap ulasannya mas, terima kasih
    saya juga menggunakan fresh domain untuk blog baru, mudah2an bisa ngikut jejak seperti yg case study itu hehehe

  20. Kalo boleh tau apa blognya ini sudah di monetize? Kalo ia pake apa?
    Home page pake artikel statis atau dinamis ya mas?

    Salam kenal juga ya mas

    • Peratanyaan pertama saya tidak akan jawab, karena terlalu jauh dari pokok pembahasan. Masalah monetize saya rasa tergantung “mindset bisnis” saja.

      Homepage? mungkin hampir 90% punya konsep layaknya homepage mastahseo.com ini.

  21. makasi mas infonx bisa ngerti walau cuma dkit tentang PBN juga ulasannya dtuggu next artikel (masih menggunakan blogspot belum ke WP)

  22. Mau tanya mas, kalau didlm satu artikel pbn terdapat dua link backlink yakni satu ke home page blog dan yg satu lg ke link artikel yg dibacklink. Itu baik apa ga ?

  23. Assalamualaikum mas saya mau tanya seputar cara atau waktu post yg baik . Dalam sebulan ada 30 lebih . Itu di-posting langsung atau perhari … Soalnya tdi saya baca . Saya biasanya fokus 1 artikel dulu sampai page one. Kemudian beralih ke artikel selanjutnya .. terimakasih

    • Kalau masalah publikasi saya mah bebas mas, konteks yang saya maksud fokus 1 artikel adalah dalam hal optimasi.

  24. kalo menurut saya yang penting tetep monetizationnya dulu mas dari awal harus sudah jelas plan nya. karena kalo hanya mengutamakan kuantitas trafficnya harus sekian-sekian misalnya tapi tidak jelas ntar menghasilkan uangnya bagaimana, malah pedih juga. karena saya juga sempat punya website dengan traffic lumayan tapi orang tuh tidak banyak yang ngeklik iklan (belum lagi sekarang tren-nya browser sudah banyak yang built-in adblock)

    Kalau hanya mengejar traffic SEO dimana traffic tersebut tidak berpotensi menghasilkan uang untuk kita (contoh keyword2 free ebook download) itu tetep percuma kecuali trafficnya benar-benar sangat banyak mas. contohnya aja getcomics.info dimana trafficnya mencapai sekitar 5juta per bulan tapi penghasilan dia setau saya murni hanya dari donasi saja dimana penghasilan dia mungkin hanya sekitar $400-500 perbulan. dengan traffic sebanyak itu, belum lagi harus punya server yang lumayan, tapi penghasilan lebih rendah dari kerja kantoran. ya percuma juga mas.

    Menurut saya kalo bicara traffic yang penting itu kuantitas. sempat saya hanya mengejar 2 keyword affiliate amazon yang monthly searchnya di bawah 2K (masing2) tapi bisa peringkat 1, akhirnya lumayan jg mas bisa nyampe $800an sebulan. malah lebih tinggi dari si getcomics.info tadi padahal traffic saya juga jauh lebih rendah dari dia.

    Intinya plan monetization di awal menurut saya harus jelas karena kita keluar uang untuk PBN itu tidak main-main. pengeluaran kita hanya untuk beli expiring domain saja mungkin sudah belasan juta, belum lagi content, web hosting, dan biaya registrasi per taun godaddy auction. kalo mikir monetizationnya dibelakang, takutnya ntar jauh dari harapan monetization-nya. intinya kalo saya sih mikirnya gimana caranya supaya kita bisa bikin traffic kita itu keluar uang. Kalo free traffic dimana mentalitas user kita adalah mencari sesuatu secara gratisan, itu susah banget mas nyari uangnya, kecuali website kita benar-benar go viral banget

    • Correct, saya sepakat. Dan memang web ini sudah ada plan yang ‘jelas’, sehingga memang keyword2nya jelas bukan keyword “receh”, sehingga saya tidak berat untuk mengeluarkan modal.

      Pada artikel diatas disebutkan “Tapi satu hal yang harus dirubah oleh para pemain SEO kebanyakan adalah “cara berfikir”. Yakni bagaimana mengonversi sebuah traffic web menjadi sebuah uang yang lebih besar, bukan sekadar AdSense yang nilai kliknya hanya Rp. 0.01.”, dan itu kenapa saya setuju dengan mas Budi, karena tanpa bisnis model yang jelas, modal yang kita keluarkan bisa amblas.

      Mengenai kenapa saya tidak mengupas masalah bisnis model disini, karena ini blog seputar SEO, dan tentu masalah ‘rahasia dapur’ kalau urusan strategi bisnis.

  25. nice info ini gan.

    gan mau nanya donk ada beberapa keyword di web saya yang drop ke page 10 and stay di page 10. tetapi ada beberapa keyword yang tetap di page 1 atau 2. biasa penyebabnya karna apa ya ?
    mungkin masta pernah mengalami. Thanks..
    ada solusi gan mas..

    • Saya gak bisa jawab, krn kalau pertanyaan-nya “penyebab”, berarti harus ada analisa yang jelas. Bisa karena kompetitor lagi rajin ngejar KW itu, bisa karena backlink kita ancur, jadinya kena update, bisa karena problem lain. Macem2.

      • jadi saran mas gimana ya. apakah saya mesti tetep optimasi ataukah saya stop optimasi dlu dan disavow backlink yang tidak bagus ?

  26. kalau ingin belajar offline dmn ya mas. kepengen banget belajar yg beginian tapi didaerah saya g ada. terima kasih

Leave A Reply

Navigate