Cara Mengelola PBN

Udah lama nggak nulis sesuatu di blog, ya sesekali coba nulis deh, kali aja ada yang kangen tulisan-tulisan saya. BTW, saya sebelumnya mohon maaf yang sebesar-besarnya, terutama buat yang sering PM masalah teknis, saya sudah jarang sekali balas. Jelasin teknis itu bisa sangat panjang, mending silahkan schedule waktu buat offline sharing saja, InsyaAllah saya maupun team Mastah SEO yang lain terbuka.

Nah, notes ini sebenernya rangkuman dari berbagai pertanyaan yang nongol lewat PM saya, terlebih gara-gara sih Kholis kemarin bikin status (yang ini) cuma dengan 18 backlink bisa page 1 keyword seputar produk dewasa dalam 2 bulan (tahulah ya kalau yg namanya niche obat kuat itu bikin kepala nyut-nyutan).

Sejujurnya kalau orang mau baca, semua itu udah ada di mastahseo.com, tinggal kita mau baca dan PRAKTEK apa enggak. Tapi saya akan coba gali lebih dalem disini.

Problem

Masalah terbesar pemain PBN adalah ada di kualitas, apalagi pemain odong-odong, silahkan skip tutorial ini, kecuali kalian udah mau nyoba punya pbn sendiri (atau minimal bikin odong2 yang bener). BTW saya nggak nyalahin pemain odong-odong ya, tapi tutorial ini mustahil dijalanin oleh pemain odong-odong, kecuali odong-odongnya sangat ketat.

Oke kita lanjut…

1. Buatlah artikel yang unik 100%

Kalau pengen blog kalian awet, gak ketar-ketir pas Google update, buatlah artikel yang unik di PBN kalian

2. Buatlah artikel yang related dengan moneysite

Kalau kita ngamatin, pemain SEO rata2 bikin artikel yang persis. Yang biasa kita lihat misalnya, ada orang yang ingin ngeranking keyword “obat batuk”, eh di PBN juga nulis artikel soal obat batuk juga.
Kalau kita beda, di PBN kita bikin misalnya “manfaat jeruk nipis” (you know what i mean?).

3. Rawatlah PBNmu layaknya moneysite

PBN team mastahseo itu:

  • Punya earning (dari adsense)
  • Ada trafik (yg paling tinggi 10K)

Gambar diatas adalah salah satu PBN team mastahseo, search volume keyword-keywordnya tinggi, rankingnya page-one, jadi bisa dibayangkan kira-kira berapa trafiknya? itu baru sebagian keyword lo.

Jadi ni kesimpulannya…

Kunci kesuksesan SEO team mastahseo.com terletak di bagaimana memperlakukan PBN dengan baik. Selama kita memperlakukan PBN layaknya moneysite, akan sangat mudah bagi kita menguasai banyak keywords. Ya udah pada tahulah ya website / blog yang saya kelola mana aja, jadi nggak perlu saya sebut jg.

Capek? Ribet? Emang iya, tapi pengalaman saya membuktikan bahwa dengan cara diatas, sebuah keyword dari tahun 2015 sampai hari ini, gak pernah goyang dari #1 (tanpa harus di maintenance).
Sekian, semoga bermanfaat.

6 Comments

  1. Nanya soal IP host
    apakah PBN sebaiknya beda-beda IP
    misal gini saya punya VPS
    dan PBN sama blog utama saya bagun dalam satu vps apakah harus saya order ip lagi agar setiap domain beda ip.
    hem.. malah bingung aku nanaya
    tapi mudah-mudahan paham, makasih

    • Sepengalaman saya, gak harus semuanya beda IP, jika ada 1-2 domain yg sama IPnya gak masalah buat saya.

      Contoh sederhananya pemain2 SEO yang menggunakan blogspot sebagai sumber backlink, mereka membuat beberapa blog dengan blogspot, yang tentu IPnya sama.

  2. Link pbn itu diarahkan ke homepage atau innerpage mas baiknya,, kalau kita pakai aged domain… Kalau kita tanam link di postingan untuk merangking keyword,, perlu berapa backlink ke postingan biar page one

    • Saya pribadi untuk membangun web, saya akan membangun pondasinya dulu (backlink ke homepage), pada akhirnya ini akan membawa artikel kita mudah page one, atau minimal gak buruk2 banget rankingnya (page 2 atau 3) tanpa backlink.

      Nah untuk kasus ini, kita perlu backlink ke inner page.

      Mengenai berapa backlink, saya gak bisa menjawab, karena SEO saya “Quality over Quantity”, jadi 1 backlink berkualitas bagi saya lebih baik daripada 100 backlink sampah.

Leave A Reply

Navigate