Google resmi merilis Spam Update 2025. Pengumuman disampaikan melalui akun Google Search Central di X, dengan penjelasan bahwa update ini akan digulirkan secara global dan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk selesai sepenuhnya.
Pembaruan ini berfokus pada peningkatan sistem berbasis AI bernama SpamBrain, yang menjadi tulang punggung Google dalam mendeteksi dan menindak spam di hasil pencarian. Dengan update terbaru, SpamBrain diklaim semakin canggih dalam mengenali teknik manipulatif yang terus berkembang.
Dampak bagi Situs
Situs yang kedapatan melanggar kebijakan berpotensi kehilangan peringkat, bahkan bisa dihapus dari hasil pencarian. Google menekankan bahwa pemulihan tidak instan—butuh waktu berbulan-bulan hingga sistem mereka menilai situs sudah kembali sesuai aturan.
Khusus untuk link spam, manfaat ranking dari backlink manipulatif akan dihapus permanen. Artinya, meski tautan sudah diperbaiki atau dihapus, nilai yang sebelumnya diberikan link spam tidak akan kembali.
Jenis-Jenis Spam
Google memiliki aturan resmi mengenai apa saja yang dikategorikan sebagai spam, mulai dari cloaking, hidden text & links, sneaky redirects, user-generated spam, link spam, hingga perilaku berbahaya seperti malware dan penipuan.
Detail lengkap mengenai jenis-jenis spam ini bisa dilihat di dokumentasi resmi: Kebijakan spam Google.
Apa yang Bisa Dilakukan Publisher?
- Tinjau ulang konten agar benar-benar bermanfaat bagi pengguna, bukan hanya hasil optimasi mesin pencari.
- Audit backlink untuk menghindari tautan tidak natural yang bisa merugikan.
- Moderasi konten pengguna seperti komentar atau forum agar tidak dipenuhi spam.
- Pastikan keamanan situs dari malware, phishing, atau aktivitas berbahaya.
- Fokus pada strategi SEO white-hat yang mengutamakan kualitas dan pengalaman pengguna.
Mau diskusi lebih lanjut terkait artikel ini atau strategi SEO lainnya? Langsung aja join grup Telegram Mastah SEO Community.